Maulid Nabi di Rapat Rutin PKK Takalar, Daeng Manye Titip Pesan: Perkuat Keluarga, Layani Masyarakat

TAKALAR, TITIKFAKTA.COM Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar menggelar rapat rutin yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Senin, (7/09/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye M.M, Ketua TP PKK Takalar Hj. Dewi Sri Ekowati Firdaus, Wakil Ketua TP PKK Hj. Fadillah Fahriana, Kepala Dinas Sosial dan PMD Andi Rijal Mustamin, Ketua Dharma Wanita Persatuan Takalar Apt. Hj. Suwainah Hasbi, S.Farm, Ketua Bhayangkari Takalar Ny. Eka Ginanjar, Ketua Persik Candra Kirana Takalar Ny. Artika Anton, para camat, kepala desa, serta jajaran pengurus dan anggota TP PKK Kabupaten Takalar.

Peringatan Maulid diisi ceramah agama oleh H. Muchsin Ramlan, S.Pd.I., MM. Ia mengajak jajaran TP PKK menjadikan Maulid Nabi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang untuk kembali meneladani kehidupan Rasulullah Muhammad SAW.

Menurut Muchsin, keteladanan Rasulullah mencakup banyak sisi kehidupan, mulai dari keimanan, akhlak, kepemimpinan hingga cara membangun hubungan sosial di tengah masyarakat.

“Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi menjadi momentum bagi kita untuk meneladani akhlak dan perjuangan beliau dalam menjalani kehidupan,” ujar Muchsin dalam tausiyahnya.

Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye mengapresiasi pelaksanaan rapat rutin yang dirangkai dengan peringatan Maulid tersebut. Ia menilai kegiatan itu tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat nilai keimanan dan ketakwaan.

Daeng Manye juga menyoroti posisi PKK dalam pembangunan daerah. Menurut dia, organisasi tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“PKK memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, mari kita terus memperkuat kebersamaan, meningkatkan koordinasi dan menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Daeng Manye.

Ia berharap pesan yang disampaikan dalam peringatan Maulid Nabi dapat diterjemahkan dalam kerja nyata. Nilai keikhlasan, kebersamaan dan keteladanan, kata dia, perlu menjadi bagian dari pengabdian jajaran TP PKK kepada masyarakat.

Dengan demikian, peringatan Maulid tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh jajaran TP PKK untuk terus memperkuat keluarga sebagai fondasi pembangunan Kabupaten Takalar. (*)

Gambar