TAKALAR, TITIK–FAKTA.COM – Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye mendadak menyambangi UPT Puskesmas Tanakeke, Rabu (2/09/2026). Kunjungan itu dilakukan di sela agenda Bupati meninjau pelayanan publik dan menyerap aspirasi warga di Kecamatan Kepulauan Tanakeke.
Tanakeke merupakan wilayah kepulauan yang berjarak sekitar 10-15 kilometer dari daratan Takalar. Perjalanan menuju wilayah itu membutuhkan waktu sekitar 30-45 menit menggunakan perahu. Dengan jumlah penduduk sekitar 8.077 jiwa, Tanakeke menjadi kecamatan dengan populasi paling sedikit di Kabupaten Takalar.
Dalam inspeksi tersebut, Daeng Manye menaruh perhatian pada akses layanan kesehatan bagi warga kurang mampu. Ia meminta pendataan warga yang masuk kategori desil 1 hingga 5 segera dilakukan untuk kemudian didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan dengan iuran ditanggung Pemerintah Kabupaten Takalar.
“Saya minta Kepala Dinas Sosial mendaftarkan mereka. Nantinya jika sakit dan berobat, warga tidak perlu membayar karena bulanannya ditanggung pemda,” kata Daeng Manye.
Menurut dia, kondisi geografis Tanakeke tidak boleh menjadi alasan bagi masyarakat untuk kesulitan mendapatkan layanan kesehatan. Pemerintah daerah, kata dia, harus memastikan warga di wilayah kepulauan memperoleh perlindungan sosial yang sama dengan masyarakat di daratan.
Selain kesehatan, persoalan infrastruktur dasar turut menjadi perhatian. Daeng Manye menyinggung kebutuhan dermaga yang lebih layak serta penerangan listrik bagi masyarakat kepulauan.
Ia mengakui pembangunan di wilayah pulau membutuhkan proses bertahap. Namun, pemerintah daerah, menurut dia, akan terus mendorong pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Tanakeke.
“Pembangunan di pulau memang membutuhkan proses dan perjuangan tahap demi tahap. Yang penting kita terus berupaya,” ujarnya.
Antusiasme anak-anak sekolah di Tanakeke juga mendapat perhatian khusus dari Daeng Manye. Ia mengaku terharu melihat semangat generasi muda di wilayah kepulauan tersebut.
Bagi dia, anak-anak Tanakeke memiliki potensi yang tidak kalah dengan anak-anak di wilayah lain. Potensi itu akan berkembang jika ditopang akses pendidikan, kesehatan, dan fasilitas yang memadai.
Tanakeke juga menjadi salah satu dari tujuh destinasi wisata unggulan Kabupaten Takalar. Wilayah tersebut memiliki kekayaan bahari yang dapat dikembangkan, mulai dari snorkeling, memancing hingga kawasan hutan mangrove.
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Takalar, Andi Rijal Mustamin, membenarkan arahan Bupati tersebut. Pendataan warga akan dimulai dari tingkat desa pada Senin, (7/09/2026).
Data tersebut selanjutnya akan diverifikasi dan divalidasi untuk memastikan kepesertaan BPJS tepat sasaran, terutama bagi warga kurang mampu yang selama ini masih harus membiayai sendiri kebutuhan berobat.
“Ini bentuk kepedulian pemda agar warga pulau tidak terbebani biaya kesehatan,” kata Andi Rijal.
Kebijakan tersebut diharapkan menjadi salah satu bentuk jaring pengaman sosial bagi masyarakat Kepulauan Tanakeke sekaligus memperkuat akses layanan kesehatan bagi warga di wilayah yang secara geografis berada jauh dari pusat pemerintahan. (*)












