TAKALAR, TITIK-FAKTA.COM – Lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Takalar periode 2026–2031 resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Takalar, Daeng Manye, pada Rabu, (19/08/2026).
Prosesi pelantikan berlangsung sekitar pukul 10.00 WITA di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar. Pergantian kepemimpinan ini menjadi babak baru bagi BAZNAS Takalar dalam mengelola zakat sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat.
Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., M.M., Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan H. Ridwan Ilyas, S.E., M.M., Wakapolres Takalar Kompol Alauddin Torki, S.Sos., M.M., Kasdim 1426 Takalar Mayor Halik, perwakilan Kejaksaan Negeri Takalar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar Solihin, S.Kom., para staf ahli dan asisten Setda Takalar, para camat, Ketua Nahdlatul Ulama Takalar Ustaz Abdul Hamid Hamta, serta jajaran pengurus BAZNAS Takalar.
Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan H. Ridwan Ilyas mengatakan pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian pengurus. Menurut dia, proses itu merupakan bagian dari estafet kepemimpinan untuk menjaga keberlanjutan pengelolaan zakat di daerah.
“Pelantikan hari ini bukan hal yang baru di tubuh pengurus BAZNAS Kabupaten Takalar, melainkan merupakan pergantian estafet dalam rangka melakukan perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, pelaporan, serta pertanggungjawaban atas pengelolaan zakat,” ujar Ridwan.
Ia menilai BAZNAS memiliki posisi strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi kelompok yang membutuhkan.
Daeng Manye Minta BAZNAS Perkuat Kolaborasi
Bupati Takalar Daeng Manye menyampaikan ucapan selamat kepada lima pimpinan BAZNAS yang baru dilantik. Ia juga mengapresiasi pengurus periode sebelumnya yang telah menjalankan amanah dan mengabdi dalam pengelolaan zakat di Kabupaten Takalar.
“Kami selaku Pemerintah Kabupaten Takalar menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus BAZNAS yang lama atas dedikasi dan tugasnya selama ini,” kata Daeng Manye.
Kepada jajaran pimpinan baru, Daeng Manye meminta kerja sama dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat.
“Kami berharap kerja sama yang baik terus dibangun, dengan mengedepankan tugas pokok BAZNAS dalam perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, pelaporan, serta pertanggungjawaban atas pengelolaan zakat, khususnya di Kabupaten Takalar,” ujarnya.
Menurut Daeng Manye, pengelolaan zakat harus dilakukan secara amanah dan profesional agar manfaatnya tidak berhenti pada penghimpunan, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat yang berhak menerima.
Lima Pimpinan BAZNAS Takalar Periode 2026–2031
Lima pimpinan BAZNAS Kabupaten Takalar yang dilantik untuk periode 2026–2031 adalah:
Muh. Idris, S.Pd., M.M.
Hasbi Haris, S.Ag., S.E.
Abd. Karim Tahur, S.S.
Drs. Abbas, M.M.
Bahtiar Tayang, S.Ag.
Pelantikan tersebut diharapkan menjadi pijakan baru bagi penguatan kelembagaan BAZNAS Takalar.
Tantangan berikutnya bukan hanya meningkatkan penghimpunan zakat, tetapi memastikan pengelolaannya transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Dengan begitu, zakat dapat menjadi salah satu instrumen yang ikut menopang kesejahteraan masyarakat Kabupaten Takalar. (*)












