TAKALAR, TITIK–FAKTA.COM – Pemerintah Kabupaten Takalar memperkuat langkah transformasi digital hingga tingkat desa. Dinas Komunikasi, Informatika, Statistika dan Persandian (Diskominfo-SP) menggandeng sejumlah organisasi perangkat daerah untuk mendorong digitalisasi di 86 desa.
Langkah itu merupakan tindak lanjut pertemuan Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye dengan perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Armin Salassa, di Jakarta beberapa waktu lalu.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mengembangkan program Kampung Iklim di 86 desa dengan memanfaatkan teknologi digital. Pembahasannya kembali mengemuka dalam rapat koordinasi di Ruang Auditorium Kantor Bupati Takalar, Rabu, (26/08/2026).
Kepala Diskominfo-SP Takalar, Suhardiyanto, mengatakan pertemuan itu membahas sejumlah program yang berpotensi dikolaborasikan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan OPD.
“ Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar-OPD dalam mendorong transformasi digital, sekaligus meningkatkan pemanfaatan teknologi untuk mendukung pelayanan dan pengembangan potensi ekonomi masyarakat di 86 desa di Kabupaten Takalar,” kata Suhardiyanto.
Menurut dia, digitalisasi desa tidak semestinya berhenti pada penggunaan teknologi untuk urusan administrasi pemerintahan. Teknologi, kata Suhardiyanto, harus bisa menjadi instrumen untuk menggali sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi desa.
“Jadi, digitalisasi bukan hanya soal bagaimana desa menggunakan teknologi dalam administrasi pemerintahan. Kita juga ingin teknologi menjadi sarana untuk mengembangkan potensi desa dan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Tak Sekadar Administrasi
Suhardiyanto mengatakan teknologi dapat membantu pemerintah desa menyampaikan informasi secara lebih cepat kepada masyarakat. Pemanfaatannya juga dapat diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempromosikan produk unggulan desa.
Potensi pertanian, lingkungan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga berbagai produk lokal dapat memperoleh akses pasar yang lebih luas melalui platform digital.
Dengan demikian, desa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk menciptakan peluang ekonomi baru.
Konsep tersebut juga diterapkan dalam pengembangan Kampung Iklim. Teknologi diharapkan membantu desa menyebarluaskan informasi mengenai program lingkungan, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta mendukung kegiatan adaptasi terhadap perubahan iklim.
Libatkan Lintas OPD
Rapat koordinasi tersebut melibatkan sejumlah OPD. Di antaranya Kepala Dinas Pertanian Parawangsa, Kepala Dinas Sosial dan PMD Andi Rijal Mustahil, Plt. Kepala DLHP Irwan Rachman, serta Kepala Diskominfo-SP Suhardiyanto.
Perwakilan Satpol PP/Damkar dan BPBD Takalar juga hadir dalam pertemuan tersebut.
Menurut Suhardiyanto, keterlibatan lintas OPD menjadi penting karena setiap instansi memiliki program, data, dan potensi yang dapat disinergikan untuk mendukung pembangunan desa.
Ia berharap kolaborasi dengan Komdigi tidak berhenti pada pembangunan sistem maupun penyediaan perangkat teknologi. Ukuran keberhasilan, kata dia, adalah sejauh mana teknologi tersebut memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Takalar juga mendorong agar transformasi digital dapat memperluas akses pelaku usaha desa terhadap pasar. Produk pertanian, UMKM, maupun komoditas unggulan lokal dapat dipromosikan melalui ekosistem digital.
Suhardiyanto menilai pemerataan pemanfaatan teknologi hingga desa menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan daya saing daerah.
“Perkembangan teknologi harus dapat dirasakan hingga ke tingkat masyarakat desa,” katanya.
Dengan kolaborasi antara Komdigi, Pemkab Takalar, dan lintas OPD, digitalisasi 86 desa ditargetkan menjadi salah satu instrumen untuk memperbaiki pelayanan pemerintahan sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Transformasi digital tersebut kini diarahkan bukan sekadar membuat desa terkoneksi, tetapi memastikan teknologi benar-benar bekerja untuk pelayanan publik, pengembangan potensi desa, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Red/Sukri)












