GOWA, TITIK-FAKTA.COM – Muhammad Basri alias Basri Kajang buka suara mengenai isu perselingkuhan yang mengaitkan dirinya dengan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang.
Basri, yang akrab disapa Ombas, tegas membantah tudingan tersebut. Ia mengatakan tidak pernah menjalin hubungan khusus dengan Husniah. Menurut dia, hingga kini tidak ada bukti yang menunjukkan adanya hubungan spesial di antara keduanya.
Pernyataan itu disampaikan Basri dalam konferensi pers setelah melaporkan dugaan kesaksian palsu ke Polda Sulawesi Selatan, Rabu, (19/08/2026). Ia menyebut isu mengenai hubungan dirinya dengan Husniah muncul dalam rangkaian proses Hak Angket DPRD Gowa.
Basri mempertanyakan dasar munculnya tudingan perselingkuhan tersebut. Ia meminta isu itu tidak ditarik menjadi sebuah kesimpulan tanpa didukung bukti yang jelas.
“Jangan menyimpulkan sesuatu tanpa bukti,” kata Basri dalam konferensi pers tersebut.
Basri juga menjelaskan status pribadinya. Ia mengaku telah berstatus duda selama sekitar dua tahun. Sementara Husniah, kata dia, juga berstatus janda.
Karena itu, Basri menilai status tersebut tidak bisa serta-merta dijadikan dasar untuk menuding adanya hubungan khusus di antara mereka. Ia meminta persoalan tersebut dilihat berdasarkan fakta dan bukti, bukan berdasarkan isu yang berkembang.
Polemik mengenai dugaan hubungan khusus itu mencuat di tengah proses Hak Angket DPRD Gowa.
Basri menyatakan dirinya memilih menempuh jalur hukum untuk mempersoalkan dugaan kesaksian palsu yang menurutnya berkaitan dengan proses tersebut.
Ia menegaskan akan menyerahkan proses hukum kepada aparat penegak hukum dan berharap persoalan yang berkembang dapat diuji berdasarkan bukti yang ada. (*)












