Merah Putih Mulai Penuhi Takalar, Camat Pattallassang Ingatkan Warga Soal Bahaya Kabel Listrik

Sekitar 600 bendera Merah Putih dan umbul-umbul menghiasi sembilan kelurahan di Pattallassang. Warga bergotong royong menyambut HUT ke-81 RI, namun diminta menjaga jarak aman dari jaringan listrik.

TAKALAR, TITIK-FAKTA.COM – Memasuki Agustus, nuansa merah putih mulai memenuhi sejumlah sudut Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Warga memasang bendera Merah Putih, umbul-umbul, dan berbagai ornamen kemerdekaan untuk menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, Jum’at (31/07/2026).

Pemandangan itu terlihat di kawasan permukiman, perkantoran, fasilitas umum hingga ruas-ruas jalan. Semarak kemerdekaan tak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga dari masyarakat yang bergotong royong menghias lingkungannya.

Namun, Kecamatan Pattallassang mengingatkan warga agar tidak mengabaikan keselamatan ketika memasang bendera dan umbul-umbul, terutama di lokasi yang berdekatan dengan jaringan listrik.

Camat Pattallassang, Bansuhari Said, mengatakan pemasangan atribut kemerdekaan merupakan bagian dari tradisi masyarakat menyambut Hari Kemerdekaan. Tetapi antusiasme tersebut, kata dia, harus tetap disertai kewaspadaan.

“Jangan memasang bendera dan umbul-umbul sembarangan, terutama di dekat jaringan listrik,” kata Bansuhari.

Ia mengingatkan warga memperhatikan jarak aman dari jaringan listrik atau Right of Way (ROW). Menurut dia, material seperti tiang bendera dan umbul-umbul idealnya berada minimal tiga meter dari jaringan listrik.

“Jarak ideal keamanan suatu material seperti tiang bendera atau umbul-umbul adalah tiga meter. Menjaga jarak ini penting untuk mencegah kejadian warga tersengat jaringan listrik atau kesetrum,” ujarnya.

600 Bendera dan Umbul-Umbul

Di Kecamatan Pattallassang, semarak kemerdekaan tahun ini ditandai dengan pemasangan sekitar 600 bendera Merah Putih dan umbul-umbul di berbagai titik.

Pemasangan melibatkan pemerintah kelurahan, masyarakat, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin. Mereka bergotong royong menghias sejumlah ruas jalan utama di wilayah Pattallassang.

“Seluruh elemen bergotong royong memasang umbul-umbul di sejumlah ruas jalan utama sebagai simbol semangat nasionalisme dan kecintaan kepada tanah air,” kata Bansuhari.

Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi masyarakat di sembilan kelurahan yang berada di Kecamatan Pattallassang. Bantuan atribut kemerdekaan berasal dari masyarakat setempat.

“Umbul-umbul yang terpasang ini merupakan bantuan masyarakat Kecamatan Pattallassang di sembilan kelurahan. Alhamdulillah, masyarakat ikut ambil bagian sehingga semangat gotong royong dalam menyambut Hari Kemerdekaan dapat benar-benar dirasakan bersama,” ujarnya.

Bansuhari mengatakan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial. Menurut dia, momentum kemerdekaan dapat menjadi ruang untuk memperkuat nasionalisme, persatuan, sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.

Semarak merah putih di jalan-jalan Takalar pun menjadi penanda bahwa perayaan kemerdekaan kembali tumbuh dari lingkungan warga. Tetapi di balik bendera yang berkibar, pemerintah kecamatan meminta satu hal tetap diperhatikan: semangat merayakan kemerdekaan tidak boleh mengorbankan keselamatan.

(Red/Sukri)

Gambar