TAKALAR, TITIK-FAKTA.COM – Sinergi dua legislator Partai Golkar, H. Drs. Hamka B. Kady (HBK) selaku Anggota Komisi V DPR RI dan H. Lukman B. Kady (LBK) selaku Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, terus menghadirkan berbagai program pembangunan yang berpihak kepada masyarakat. Kolaborasi keduanya dinilai mampu menjembatani aspirasi warga dengan kebijakan pemerintah di tingkat pusat maupun provinsi.
Melalui koordinasi yang berkesinambungan, berbagai kebutuhan masyarakat Kabupaten Takalar berhasil diperjuangkan menjadi program pembangunan. Mulai dari pembangunan infrastruktur, perbaikan jaringan irigasi, sanitasi berbasis masyarakat, bantuan rumah layak huni, hingga dukungan bagi kelompok tani menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu program yang menjadi perhatian pada Tahun Anggaran 2026 ialah Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI). Setelah tidak memperoleh alokasi pada tahun sebelumnya, Kabupaten Takalar kembali mendapatkan 52 titik P3-TGAI yang tersebar di sejumlah kecamatan. Program yang bersumber dari APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas jaringan irigasi, memperlancar distribusi air ke lahan pertanian, sekaligus mendorong produktivitas petani.
“Setiap program yang diperjuangkan harus tepat sasaran, dikerjakan sesuai standar kualitas, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Anggaran negara adalah amanah rakyat yang wajib dipertanggungjawabkan melalui pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Hamka B. Kady dalam berbagai kesempatan saat melakukan kunjungan kerja di daerah.
Sementara itu, Lukman B. Kady terus mengoptimalkan agenda reses sebagai wadah menyerap aspirasi masyarakat. Berbagai usulan, mulai dari pembangunan jalan tani, rehabilitasi irigasi, pembangunan jembatan, bantuan alat dan sarana pertanian, penerangan jalan hingga fasilitas umum lainnya, terus diperjuangkan melalui Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan agar dapat direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat.
Kolaborasi HBK-LBK dinilai menjadi contoh sinergi antara legislator pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan. Aspirasi masyarakat tidak berhenti pada forum dialog, tetapi dikawal hingga menjadi program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh warga.
Dengan semangat “Dari Aspirasi Rakyat, Menjadi Program Pembangunan”, HBK dan LBK menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan pemerataan pembangunan di Kabupaten Takalar. Harapannya, semakin banyak program yang dapat dihadirkan untuk memperkuat sektor pertanian, meningkatkan kualitas infrastruktur, membuka peluang ekonomi baru, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*)












