Dari Takalar ke Pentas Nasional, Nur Bintang Qurahmi Konsisten Ukir Prestasi Kaligrafi Kontemporer

Alumni Ponpes DDI Baburridha Bulukumba dua kali menjadi runner-up nasional dan kini mengembangkan bakat seni di UNESA.

TAKALAR, TITIK-FAKTA.COM – Nama Nur Bintang Qurahmi semakin diperhitungkan di dunia seni kaligrafi kontemporer. Putri asal Kabupaten Takalar itu terus menorehkan prestasi di berbagai ajang bergengsi, sekaligus mengharumkan nama daerah melalui karya seni Islami yang memadukan keindahan tulisan Arab dengan sentuhan warna dan desain modern.

Bintang, sapaan akrabnya, mulai menekuni seni kaligrafi sejak duduk di bangku kelas III Madrasah Tsanawiyah (MTs). Alumni Pondok Pesantren DDI Baburridha Bulukumba tersebut konsisten mengasah kemampuan hingga melahirkan karya-karya yang tidak hanya memiliki nilai estetika tinggi, tetapi juga mengandung pesan dan filosofi yang kuat.

Perjalanan prestasinya terbilang impresif. Di tingkat kecamatan dan kabupaten, Bintang berulang kali meraih Juara I dalam berbagai kompetisi kaligrafi kontemporer. Konsistensi itu berlanjut di level provinsi dengan meraih Juara III Musabaqah Khattil Qur’an (MKQ) pada ajang Syabab yang diselenggarakan Universitas Negeri Makassar (UNM) bersama Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, serta Juara Harapan I pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIII tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Prestasi yang paling membanggakan datang di tingkat nasional. Bintang sukses dua kali meraih Juara II. Gelar pertama diraih pada Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Nasional Pondok Pesantren DDI dalam rangka Milad Akbar ke-85 pada Januari 2024. Capaian tersebut kembali diulang saat menjadi runner-up pada Porseni DDI Cup II yang berlangsung di Polewali Mandar pada Desember 2024.

Rangkaian pencapaian itu menjadi bukti bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan generasi yang kreatif, kompetitif, dan mampu bersaing di tingkat nasional. Berbekal pengalaman tersebut, Bintang kini melanjutkan pendidikan sebagai mahasiswi Program Studi D4 Tata Busana di Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Kemampuan di bidang kaligrafi yang dipadukan dengan ilmu desain busana diharapkan mampu melahirkan karya-karya inovatif yang tidak hanya bernilai seni, tetapi juga memiliki daya saing di tingkat internasional.

Ketekunan dan konsistensi Nur Bintang Qurahmi menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya para santri, untuk terus mengembangkan potensi diri, berani berkompetisi, serta membawa nama daerah dan almamater ke panggung yang lebih tinggi. (*)

Gambar