P3-TGAI Desa Sengka Disorot, pondasi Di Duga Tidak Digali.

Oplus_131072

GOWA, TITIK-FAKTA.COM – Pekerjaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Sengka, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, kembali menuai sorotan. Selain pasangan pondasi yang diduga tidak melalui proses penggalian sebagaimana mestinya, awak media juga tidak menemukan papan informasi proyek di lokasi pekerjaan. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan serius terkait keterbukaan informasi publik dan transparansi pelaksanaan proyek yang bersumber dari anggaran pemerintah.

Hasil penelusuran awak media pada Rabu (12/8/2026) menemukan pasangan batu yang terlihat tersusun dan ditumpuk dengan campuran semen. Bagian dasar konstruksi juga diduga tidak menunjukkan adanya galian pondasi yang memadai. Temuan visual tersebut menjadi penting untuk diklarifikasi karena pengawas sebelumnya menyatakan pekerjaan telah rampung, sementara kondisi di lapangan justru memunculkan dugaan adanya pekerjaan yang perlu diperiksa kembali secara teknis, Senin(18/8/2026).

Tidak ditemukannya papan informasi proyek juga menjadi tanda tanya. Papan proyek semestinya menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengetahui informasi dasar pekerjaan, seperti nama kegiatan, nilai anggaran, sumber dana, volume pekerjaan, pelaksana, serta waktu pelaksanaan. Tanpa informasi tersebut, masyarakat kesulitan melakukan pengawasan terhadap proyek yang dikerjakan di wilayah mereka.

Sorotan semakin menguat karena terdapat perbedaan antara pernyataan bahwa pekerjaan telah selesai dengan hasil pengamatan langsung di lapangan. Jika benar terdapat pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, maka bukan hanya kualitas konstruksi yang patut dipertanyakan, tetapi juga bagaimana proses pengawasan hingga pekerjaan dapat dinyatakan rampung. Pihak terkait perlu menjelaskan secara terbuka setiap tahapan pelaksanaan dan pemeriksaan pekerjaan.

Awak media mendesak pihak pelaksana, pengawas, serta instansi berwenang melakukan pemeriksaan langsung terhadap pekerjaan P3-TGAI tersebut. Pemeriksaan perlu mencakup kedalaman pondasi, susunan batu, kualitas material, volume pekerjaan, kesesuaian dengan gambar dan spesifikasi teknis, serta kelengkapan informasi proyek. Publik berhak mendapatkan kepastian bahwa anggaran negara yang digunakan untuk pembangunan irigasi benar-benar menghasilkan pekerjaan yang berkualitas, transparan, dan sesuai ketentuan.

(Red/Muh Ramli JAGUAR)

Gambar