TAKALAR, TITIK–FAKTA.COM – Cabang olahraga (cabor) pickleball resmi terbentuk di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Dalam musyawarah pembentukan kepengurusan yang digelar di Lapangan Tenis Ibrahim Tulle, Sabtu (16/10/2026), H. Syamsu Alam, S.Pd., terpilih secara aklamasi sebagai ketua pertama.
Pembentukan kepengurusan ini menjadi langkah awal pengembangan pickleball di Kabupaten Takalar. Olahraga yang memadukan unsur tenis, bulu tangkis, dan tenis meja tersebut dinilai memiliki potensi untuk berkembang, terutama melalui pembinaan atlet di lingkungan sekolah.
Musyawarah itu dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Takalar, H. Darwis, S.Pd., M.Pd., Wakil Ketua KONI Takalar, Dr. Sarianto, M.Pd., serta puluhan guru pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK) bersama atlet pickleball setempat.
Pickleball merupakan olahraga raket yang berasal dari Amerika Serikat dan diciptakan pada 1965. Dalam perkembangannya, olahraga ini semakin dikenal di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Kepala Disparpora Takalar, H. Darwis, menyambut positif terbentuknya kepengurusan cabor pickleball. Menurut dia, olahraga tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan karena dapat dimainkan oleh berbagai kelompok usia.
Ia menegaskan, pemerintah daerah mendukung upaya pengembangan pickleball, khususnya dalam pembinaan atlet dan penyediaan fasilitas penunjang.
“Kami dari pemerintah daerah sangat mendukung. Pickleball ini olahraga inklusif, bisa dimainkan semua umur. Dengan terbentuknya kepengurusan resmi, pembinaan atlet bisa lebih terarah dan bisa ikut berkompetisi di tingkat provinsi hingga nasional,” ujar Darwis.
Dia juga menyatakan kesiapan Disparpora Takalar untuk membantu memfasilitasi kebutuhan sarana dan prasarana guna menunjang kegiatan cabor tersebut.
“Insya Allah, kami dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga akan siap membantu memfasilitasi sarana dan prasarana ke depan,” katanya.
Dukungan tersebut diharapkan menjadi modal awal bagi pengurus untuk menyusun program kerja dan membangun sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Dukungan terhadap pembentukan cabor pickleball juga disampaikan Wakil Ketua KONI Takalar, Dr. Sarianto, M.Pd.
Ia mengapresiasi terbentuknya kepengurusan tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas pilihan cabang olahraga sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk terlibat dalam aktivitas olahraga kompetitif.
Dengan kepengurusan yang telah terbentuk, pickleball diharapkan dapat berkembang melalui pembinaan yang terorganisasi dan menjangkau lebih banyak kalangan, khususnya pelajar.
Ketua terpilih, H. Syamsu Alam, S.Pd., menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin kepengurusan pertama cabor pickleball Takalar.
Ia menyadari bahwa amanah tersebut membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pengurus, pelatih, atlet, guru olahraga, hingga dukungan pemerintah daerah dan KONI.
“Amanah ini berat, tapi Insya Allah kita kerja bersama. Target awal kita adalah sosialisasi pickleball ke sekolah-sekolah, pembentukan klub di kecamatan, dan menyiapkan atlet untuk Porprov mendatang,” ungkap Syamsu Alam.
Menurut dia, sosialisasi ke sekolah-sekolah menjadi salah satu langkah penting untuk memperkenalkan pickleball kepada generasi muda sekaligus menjaring calon atlet potensial.
Pembentukan klub di tingkat kecamatan juga diharapkan dapat memperluas jangkauan pembinaan, sehingga pengembangan olahraga ini tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan.
Sebagai langkah awal pengembangan, Takalar saat ini telah memiliki lapangan pickleball yang berada di SMP Negeri 2 Takalar.
Lapangan tersebut direncanakan menjadi pusat latihan atau home base sementara bagi para atlet pickleball Takalar.
Keberadaan fasilitas itu diharapkan dapat mendukung pelaksanaan latihan rutin, pengenalan teknik permainan, serta persiapan atlet untuk mengikuti berbagai kompetisi.
Dengan terbentuknya kepengurusan dan dukungan awal dari pemerintah daerah serta KONI, tantangan berikutnya adalah memastikan program pembinaan berjalan konsisten, fasilitas dapat dimanfaatkan secara optimal, dan kompetisi menjadi bagian dari agenda pengembangan atlet.
Kepengurusan pertama ini pun diharapkan menjadi fondasi bagi pickleball untuk tumbuh sebagai salah satu cabang olahraga yang mampu melahirkan atlet berprestasi dan membawa nama Kabupaten Takalar di tingkat provinsi maupun nasional. (*)












