Bupati Takalar Resmikan Sumur Bor di Moncongkomba, 100 KK Terima Bantuan Telur

TAKALAR, TITIK–FAKTA.COM – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, meresmikan sumur bor di Desa Moncongkomba, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Peresmian sekaligus penyerahan bantuan itu berlangsung pada (9/10/2026), dengan dihadiri Anggota DPRD Takalar dari Fraksi Golkar, Mansyur Salam.

Dalam kegiatan tersebut, Daeng Manye didampingi Ketua TP-PKK Takalar, Hj. Dewi Sri Ekowati Firdaus, juga menyalurkan bantuan telur kepada 100 kepala keluarga (KK). Masing-masing keluarga menerima satu rak telur.

Daeng Manye mengatakan, pembangunan sumur bor di Desa Moncongkomba merupakan program yang telah lama dinantikan masyarakat. Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.

“Hari ini kita meresmikan sumur bor di Desa Moncongkomba bersama Anggota DPRD Takalar, Mansyur Salam dari Partai Golkar. Sumur bor ini sudah lama dinantikan masyarakat, sehingga keberadaannya sangat bermanfaat bagi warga,” kata Daeng Manye.

Menurutnya, penyediaan infrastruktur dasar menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Takalar dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan, pembangunan daerah perlu diarahkan untuk menjawab kebutuhan dasar warga agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

Sementara itu, Mansyur Salam menyatakan dukungannya terhadap program pembangunan infrastruktur dasar yang dijalankan pemerintah daerah.

“Saya menilai sinergi antara pemerintah kabupaten dan DPRD diperlukan untuk mendorong pemerataan pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat,”ucapnya.

Pemkab Takalar mengalokasikan pembangunan 50 titik sumur bor di Kecamatan Polongbangkeng Selatan.

Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses air bersih, terutama bagi masyarakat di wilayah yang membutuhkan sarana penyediaan air.

Selain pembangunan sumur bor, penyaluran bantuan telur kepada 100 KK menjadi bagian dari kegiatan yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat.

Pemerintah daerah berharap warga dapat menjaga dan memanfaatkan fasilitas sumur bor secara bersama-sama agar tetap berfungsi dalam jangka panjang. (Red/Sukri)