GOWA, TITIK–FAKTA.COM – Sitti Husniah Talenrang menyebut kabar pemberhentiannya dari jabatan Bupati Gowa, Sulawesi Selatan, sebagai berita baik. Pernyataan itu disampaikan melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu (14/10/2026), bertepatan dengan kabar putranya yang berhasil menyelesaikan Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Daspa Brimob.
Dalam unggahannya, Husniah mengungkapkan rasa syukur atas dua peristiwa tersebut. Ia bahkan menempatkan kabar pemberhentiannya dari jabatan kepala daerah sejajar dengan pencapaian sang putra.
“Allahu Akbar, Alhamdulillah dua berita yang sama baiknya, kabar pertama pemakzulan saya sebagai Bupati, kabar kedua dari Ananda saya @afrr.ii yang berhasil menyelesaikan Dikbangspes daspa brimob. Pejuang masyarakat miskin, pejuang cinta,” tulis Husniah dalam unggahan yang disertai foto putranya.
Pernyataan tersebut menjadi respons terbuka Husniah di tengah kabar berakhirnya masa jabatannya sebagai Bupati Gowa. Dalam unggahan itu, ia tidak menyampaikan penyesalan atas pemberhentiannya, melainkan mengungkapkan rasa syukur atas dua peristiwa yang dinilainya sama-sama membawa kabar baik.
Kabar pemberhentian Husniah mencuat setelah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dikabarkan menerbitkan surat keputusan (SK) pemberhentian tidak dengan hormat terhadap dirinya pada Rabu (14/10/2026).
Pada hari yang sama, Kemendagri juga disebut menerbitkan SK penunjukan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa.
Informasi mengenai penerbitan kedua SK tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab. Ia menyebut DPRD Gowa telah menerima salinan keputusan dalam format PDF.
Sementara itu, dokumen fisik kedua SK tersebut dijadwalkan diambil di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada Kamis (15/10/2026).
Pemberhentian Husniah merupakan perkembangan lanjutan dari proses kelembagaan di DPRD Gowa. Sebelumnya, DPRD mengusulkan pemberhentian Husniah setelah menindaklanjuti putusan Mahkamah Agung (MA).
Perkembangan tersebut menandai babak baru dalam dinamika pemerintahan Kabupaten Gowa. Di tengah proses pergantian kepemimpinan itu, pernyataan Husniah di media sosial menjadi perhatian publik karena menyebut pemberhentiannya sebagai salah satu kabar baik yang diterimanya. (*)












