Udara Memburuk, Dinkes Takalar Ingatkan Warga Jangan Abaikan Gejala ISPA

TAKALAR, TITIK–FAKTA.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar mengimbau masyarakat mewaspadai risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menyusul laporan penurunan kualitas udara dalam beberapa hari terakhir. Cuaca ekstrem, debu, dan partikel halus menjadi faktor yang perlu diwaspadai karena dapat memicu gangguan kesehatan, Selasa (13/10/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Takalar, dr. Nilal Fauziah, M.Kes., meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Paparan udara yang kurang baik dapat memicu gangguan pernapasan hingga iritasi pada mata dan tenggorokan.

Gejala yang perlu diantisipasi antara lain batuk, pilek, demam, sesak napas, serta iritasi mata dan tenggorokan. Kelompok rentan, seperti balita, ibu hamil, lanjut usia, dan penderita asma, perlu mendapat perhatian khusus.

“Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah pencegahan untuk melindungi diri dari paparan debu dan partikel halus,” demikian imbauan dr. Nilal.

Untuk mengurangi risiko paparan, warga dianjurkan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, terutama di jalan raya dan kawasan berdebu. Masyarakat juga diminta membatasi kegiatan di luar ruangan apabila tidak mendesak, khususnya ketika kondisi udara memburuk.

Selain itu, masyarakat diimbau menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak buah dan sayuran, beristirahat cukup, serta memenuhi kebutuhan cairan dengan minum air putih.

Nilal juga mengingatkan warga agar tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan. Jika mengalami batuk berkepanjangan, demam, sesak napas, atau keluhan yang tidak kunjung membaik, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat, seperti puskesmas, puskesmas pembantu (Pustu), atau rumah sakit.

Menurut Nilal, Dinas Kesehatan Takalar terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi kemungkinan dampak kondisi lingkungan terhadap kesehatan masyarakat.

Ia mengharapkan masyarakat tetap tenang dan tidak panik, tetapi tetap waspada dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Melalui imbauan tersebut, Dinkes Takalar berharap masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan menerapkan langkah pencegahan sejak dini untuk melindungi kesehatan diri serta keluarga. (*)