TAKALAR, TITIK–FAKTA.COM – Sebanyak 223 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar menjalani pemeriksaan kesehatan gratis. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya lapas memantau kondisi kesehatan sekaligus mendeteksi risiko penyakit sejak dini.
Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, yakni Kamis (1 Oktober), Jumat, Sabtu, dan Senin (5 Oktober 2026), bekerja sama dengan Puskesmas Pattallassang.
Pemeriksaan dimulai dari pendaftaran dan skrining kesehatan. Warga binaan kemudian menjalani pengukuran antropometri, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat. Pemeriksaan mata serta edukasi kesehatan oleh dokter juga diberikan.
Kasubsi Perawatan Lapas Takalar, Salmawati, mengatakan pemeriksaan berkala diperlukan untuk mengetahui kondisi kesehatan warga binaan sejak dini.
“Pemeriksaan kesehatan ini penting dilakukan secara berkala untuk mengetahui kondisi kesehatan Warga Binaan sejak dini. Selain pemeriksaan, kami juga memberikan edukasi kesehatan agar Warga Binaan dapat menerapkan pola hidup yang lebih sehat selama menjalani masa pembinaan,” kata Salmawati.
Menurut dia, kerja sama dengan Puskesmas Pattallassang masih akan berlanjut. Sepanjang Oktober, pemeriksaan kesehatan dijadwalkan berlangsung sebanyak delapan kali.
Kepala Lapas Takalar, Andi Gunawan, mengatakan kesehatan merupakan salah satu bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan. Karena itu, pelayanan kesehatan perlu dilakukan secara optimal dan berkelanjutan.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada seluruh Warga Binaan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan kondisi kesehatan mereka terpantau dengan baik sekaligus melakukan deteksi dini terhadap potensi penyakit,” ujar Andi Gunawan.
Ia menyebut kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan Lapas Takalar terhadap Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, terutama dalam pemenuhan hak dasar warga binaan.
“Pemenuhan hak kesehatan Warga Binaan menjadi bagian penting dari penyelenggaraan pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada pembinaan,” katanya.
Salah seorang warga binaan berinisial IC mengapresiasi pemeriksaan gratis tersebut. Menurut dia, pemeriksaan yang dilakukan cukup lengkap sehingga warga binaan dapat mengetahui kondisi kesehatannya.
“Pemeriksaannya cukup lengkap, mulai dari tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat hingga pemeriksaan mata. Kegiatan seperti ini sangat membantu kami untuk mengetahui kondisi kesehatan dan lebih memperhatikan pola hidup sehat,” ujar IC
Lapas Takalar berharap pemantauan kesehatan warga binaan dapat dilakukan secara berkelanjutan. Sinergi dengan Puskesmas Pattallassang juga diharapkan terus berjalan untuk mendukung pelayanan kesehatan selama proses pembinaan. (*)












