PPP Takalar Bidik 8 Kursi di Pemilu 2029, Burhanuddin Baharuddin Mulai Benahi Mesin Partai hingga Desa

TAKALAR, TITIK–FAKTA.COM – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Takalar memasang target ambisius menghadapi Pemilu 2029. Partai berlambang Ka’bah itu membidik enam hingga delapan kursi di DPRD Takalar sekaligus menargetkan keterwakilan di DPRD Sulawesi Selatan hingga DPR RI.

Target tersebut disampaikan Burhanuddin Baharuddin setelah dilantik sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Takalar oleh Ketua DPW PPP Sulsel, Ilham Ari Fauzi Amir Uskara, di Hotel Almadera, Minggu, (6/09/2026).

Burhanuddin, yang merupakan mantan Bupati Takalar, mengatakan target tersebut menjadi bagian dari upaya mengembalikan kejayaan PPP di Kabupaten Takalar. Menurut dia, partai memiliki sejarah dan basis politik yang cukup kuat sehingga masih memiliki modal untuk kembali menjadi salah satu kekuatan politik utama di daerah itu.

“Beberapa program telah kita siapkan untuk memenangkan PPP di Kabupaten Takalar, baik DPRD Kabupaten, Provinsi hingga DPR RI, termasuk untuk kepala daerah seperti bupati, gubernur, hingga calon yang diusung PPP untuk tingkat pusat,” kata Burhanuddin.

Langkah pertama yang disiapkan adalah membenahi struktur organisasi. PPP Takalar tidak ingin hanya mengandalkan pengurus di tingkat kabupaten. Mesin partai akan ditarik hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Burhanuddin mengatakan setiap desa akan diperkuat sekitar 20 pengurus yang disiapkan menjadi tim inti partai. Mereka akan bertugas membangun komunikasi politik, melakukan sosialisasi dan menjalin koordinasi dengan tokoh masyarakat di wilayah masing-masing.

“Persiapan yang telah kita lakukan yaitu membenahi semua struktur hingga tingkat desa dan kelurahan,” ujarnya.

Menurut dia, penguatan struktur akar rumput menjadi penting karena Pemilu 2029 masih cukup panjang. Konsolidasi, kata Burhanuddin, harus dilakukan secara bertahap agar mesin partai tidak hanya aktif menjelang hari pemungutan suara.

PPP Takalar juga mulai membidik pemilih muda. Kelompok pemilih pemula yang akan masuk dalam daftar pemilih pada Pemilu 2029 menjadi salah satu sasaran konsolidasi partai.

Untuk menjangkau kelompok tersebut, organisasi sayap partai seperti Angkatan Muda Ka’bah (AMK), Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK), Majelis Ta’lim Indonesia (MTI), serta organisasi sayap perempuan akan dimaksimalkan.

“Kita juga berharap dapat merangkul anak muda sebagai pemilih pemula untuk direkrut dan menjadi bagian dari PPP melalui organisasi sayap seperti AMK, GPK, MTI dan organisasi sayap wanita,” tutur Burhanuddin.

Bidik Kursi Pimpinan DPRD Takalar

Di tingkat DPRD Takalar, PPP menaikkan target secara signifikan. Partai tersebut saat ini memiliki empat kursi. Pada Pemilu 2029, Burhanuddin menargetkan perolehan enam hingga delapan kursi.

Target itu sekaligus membuka peluang bagi PPP untuk kembali menempatkan kadernya di jajaran pimpinan DPRD Takalar.

“Kita harapkan di DPRD Takalar PPP menjadi salah satu yang mampu menduduki kursi pimpinan dengan menargetkan enam sampai delapan kursi. Kalau saat ini PPP di DPRD Takalar empat kursi,” kata dia.

Burhanuddin menyadari target tersebut tidak ringan. Karena itu, konsolidasi organisasi dan kesiapan logistik disebut menjadi dua faktor penting untuk menopang kerja politik partai.

“Kalau dengan kerja keras dan kesiapan logistik, tentu target itu dapat kita raih,” tegasnya.

Ia mengatakan PPP Takalar akan menjalankan konsolidasi secara berkelanjutan. Pengurus di tingkat kabupaten akan diarahkan bekerja bersama struktur kecamatan hingga desa dan kelurahan.

Dengan struktur yang diperkuat dari akar rumput, perekrutan pemilih muda serta target perolehan kursi yang lebih besar, PPP Takalar ingin mengubah Pemilu 2029 menjadi momentum kebangkitan partai berlambang Ka’bah tersebut di Kabupaten Takalar.

Target enam hingga delapan kursi DPRD Takalar menjadi ujian pertama bagi Burhanuddin Baharuddin untuk membuktikan apakah mesin politik PPP yang dibangun dari desa hingga kabupaten mampu kembali mengangkat posisi partai dalam peta politik Takalar. (*)