Wahdah Maslahat untuk Takalar Cepat, Ketua Wahdah Islamiyah Takalar Bahas Peran Umat

TAKALAR, TITIK–FAKTA.COM – Program Takalar Cepat Menyapa kembali membuka ruang dialog publik dengan mengangkat isu keumatan dan pembangunan daerah. Kali ini, program tersebut menghadirkan tema “Wahdah Maslahat untuk Takalar Cepat”, yang membedah peran organisasi kemasyarakatan dalam memperkuat pembinaan umat sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Takalar.

Tokoh yang dihadirkan ialah H. Mannaungi, S.Pd., M.Pd. Dg. Tompo, Ketua Dewan Pimpinan Wahdah Islamiyah Takalar. Ia dijadwalkan berbicara mengenai kontribusi organisasi keagamaan dalam membangun masyarakat, memperkuat pembinaan umat, hingga mendorong kegiatan sosial yang berorientasi pada kemaslahatan warga.

Dialog tersebut berlangsung Selasa, (15/09/2026), pukul 10.00 WITA, di Studio Radio Suara Lipang Bajeng (SLIBE) 98.8 FM. Talkshow dipandu host Nirwana.

Pembahasan tidak hanya akan berkutat pada aspek keagamaan. Relasi antara pembinaan umat, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kegiatan sosial, serta dukungan terhadap program pembangunan daerah juga menjadi bagian penting dalam dialog tersebut.

“Kemaslahatan umat tidak hanya dibangun melalui pembinaan keagamaan, tetapi juga melalui kepedulian sosial, pemberdayaan masyarakat, dan kolaborasi untuk menghadirkan manfaat yang nyata bagi warga,” ujar H. Mannaungi dalam konteks tema dialog yang diusung.

Menurut dia, organisasi kemasyarakatan memiliki ruang strategis untuk ikut mengambil bagian dalam pembangunan. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri karena pembangunan membutuhkan keterlibatan masyarakat, tokoh agama, lembaga sosial, dan berbagai kelompok masyarakat.

“Ketika pemerintah dan masyarakat berjalan bersama, program pembangunan akan lebih mudah menyentuh kebutuhan masyarakat. Di situlah nilai maslahat harus menjadi pijakan bersama,” kata dia.

Program Takalar Cepat Menyapa juga dirancang agar masyarakat dapat mengikuti pembahasan tanpa harus hadir di studio. Selain melalui siaran radio, talkshow disiarkan secara langsung melalui Instagram dan Facebook SLIBE FM Takalar serta TikTok Pemkab Takalar Official.

Dengan format tersebut, masyarakat diharapkan tidak sekadar menjadi penonton, tetapi ikut memberikan perhatian dan pandangan terhadap berbagai persoalan keumatan maupun pembangunan yang dibahas dalam program.

Dialog “Wahdah Maslahat untuk Takalar Cepat” pada akhirnya menjadi ruang untuk menguji sejauh mana kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dan masyarakat dapat diperkuat.

Bagi Takalar, gagasan tentang cepat tidak semata soal kecepatan pemerintah menjalankan program. Kecepatan juga membutuhkan partisipasi masyarakat agar kebijakan yang dibuat dapat bergerak dari meja pemerintahan menuju manfaat nyata di tengah warga.

Melalui forum semacam ini, Takalar Cepat Menyapa diharapkan terus menjadi ruang komunikasi publik yang mempertemukan gagasan, kritik, dan solusi demi pembangunan daerah yang lebih maju, berdaya saing, serta tetap berpijak pada nilai-nilai keumatan dan kemaslahatan masyarakat. (*)