TAKALAR, TITIK–FAKTA.COM – Kunjungan Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye ke Desa Punaga, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, pada Senin, (21/09/2026), berlangsung dalam suasana yang tak biasa.
Di sela agenda melihat kondisi jalan desa, Daeng Manye menyempatkan diri menyambangi rumah warga. Ia ingin mengetahui secara langsung kondisi ketersediaan air bersih di tengah musim kering yang melanda wilayah tersebut.
Momen sederhana kemudian terjadi ketika perhatian Daeng Manye tertuju kepada seorang ibu yang tengah menggendong bayinya.
Dalam unggahan di akun Facebook pribadinya, @DaengManye, Daeng Manye menceritakan bahwa ia secara spontan meminta izin untuk menggendong bayi tersebut.
“Saat saya keliling Desa Punaga untuk melihat kondisi jalan desa, saya mampir di salah satu rumah masyarakat untuk menanyakan kondisi air bersih karena sedang musim kering,” tulis Daeng Manye dalam unggahannya.
Di tengah percakapan dengan warga, ia melihat seorang ibu menggendong bayi. Suasana kunjungan pun sejenak berubah menjadi lebih cair.
“Di sekumpulan orang yang berada di kolong rumah, ada ibu yang menggendong bayinya. Spontanitas saya minta bayi tersebut saya gendong karena sangat lucu,” ujarnya.
Bayi itu kemudian berada dalam gendongan sang bupati. Daeng Manye menyampaikan doa singkat untuk masa depan anak tersebut.
“Engkau generasi masa depan bangsa, Nak. Semoga menjadi orang bermanfaat,” ucapnya.
Momen tersebut menjadi bagian kecil dari kunjungan lapangan Daeng Manye di Desa Punaga. Agenda yang semula berfokus pada kondisi infrastruktur desa dan kebutuhan air bersih itu turut memperlihatkan interaksi langsung antara kepala daerah dan masyarakat.
Bagi Daeng Manye, kunjungan ke desa bukan sekadar melihat kondisi fisik pembangunan. Persoalan kebutuhan dasar warga juga menjadi bagian yang ingin ia dengar secara langsung dari masyarakat.
Unggahan tersebut kemudian ditutup dengan dua tanda pagar yang selama ini digunakan dalam komunikasinya, yakni #TakalarCepat dan #SelaluMenginspirasi. (*)












