TAKALAR, TITIK–FAKTA.COM – Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Pattallassang membagikan 500 masker gratis kepada pengendara di Jalan Poros Diponegoro, Kelurahan Bajeng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.30 Wita itu dipimpin Kapolsek Pattallassang IPTU Sumarwan, S.Psi., bersama Wakapolsek IPDA Abdul Malik, S.H.
Pembagian masker tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kesehatan akibat paparan partikel di udara, menyusul kekhawatiran terhadap dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan.
Sebanyak 500 masker dibagikan kepada pengendara yang melintas. Melalui kegiatan tersebut, kepolisian berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melindungi kesehatan saat beraktivitas di luar ruangan.
Dalam laporan kegiatan Polsek Pattallassang, Kapolsek IPTU Sumarwan menekankan pentingnya upaya pencegahan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.
“Pembagian masker gratis ini merupakan salah satu langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap. Keselamatan pengguna jalan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama,” Ucap Sumarwan.
Selain membagikan masker, personel kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi kesehatan ketika beraktivitas di luar ruangan.
Penggunaan masker dapat membantu mengurangi paparan partikel di udara. Namun, tingkat perlindungannya bergantung pada jenis dan kualitas masker yang digunakan.
Kegiatan tersebut berakhir sekitar pukul 10.20 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berlangsung aman dan tertib.
Meski demikian, dampak kabut asap karhutla terhadap kualitas udara di Kabupaten Takalar masih perlu dipastikan melalui data pemantauan resmi. Informasi tersebut penting untuk mengetahui tingkat paparan polusi udara serta menentukan langkah perlindungan kesehatan yang sesuai bagi masyarakat.
Dorong Polri Lebih Dekat dengan Masyarakat
Kegiatan pembagian masker ini juga sejalan dengan pendekatan kepolisian yang mengedepankan pelayanan dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam arahan yang dicantumkan pada laporan kegiatan, Kapolri Jenderal Suyudi menekankan pentingnya perubahan paradigma kepolisian agar tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga lebih peka dalam mendengarkan aspirasi warga.
Pendekatan tersebut diarahkan untuk menghadirkan Polri yang mampu memberikan manfaat dan solusi nyata, sehingga masyarakat merasa lebih nyaman ketika berinteraksi maupun membutuhkan pelayanan kepolisian.
Melalui kegiatan sosial seperti pembagian masker, kepolisian diharapkan dapat memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap persoalan kesehatan dan keselamatan warga. (*)












